DinoMarket
advanced search »
advertise with us »
    
Electronics & Gadgets
Fashion
Foods & Beverages
Tools & Industrial
Automotive
Books
Handphones & PDA´s
Antiques, Arts & Crafts
Movies, Music & Games
Special Services
Business
Gifts
Computers & Office
Toys & Hobbies
Health & Beauty
Sports & Outdoors
Property
Pets
Cameras & Photo
Kids & Baby
Home & Garden
Collectibles
Others
Cari Mobil Cari BlackBerry Cari Buku Cari Baju Anak Cari NoteBook
 
Playstation 3 Hadirkan Kontroler ala Wii
NASA dan GM Bikin Robot Astronot
Ralliart Gulung Tikar
Honda Luncurkan Odyssey Gen-4 Mei Mendatang
Yuk, "Gowes" Naik BMW
view all »
 
Tas Fendi Peekaboo
Tas Mulberry Alexa
Koreksi Kekurangan Tubuh Dengan Model Rok
Potongan Konservatif Tampilan Tetap Modis
Sentuhan Hitam Putih yang Abadi
view all »
 
DinoMarket Launcher v.1.0.1
Blackberry: Basic: Menambahkan Account Email Baru
Palringo
Uber Twitter
Cara Mengamankan Blackberry Anda
view all »
 
DinoMarket iPhone Apps
Browsing melalui Safari Tidur-Tiduran
Jaga Baterai iPhone Anda
Set Parental Controls
Bikin launcher untuk suatu website
view all »
 
Galaxy Spica dan Xperia X10 Dominasi Pre Order Indosat
Opera Mini 5 Beta Juga Tersedia Untuk Android
Andro-1, Ponsel Android Besutan Raksasa Korea
Tak Kalah Canggih meski Android Generasi Pertama
Jeroan Android Menengah, tapi Grafis Oke
view all »
Titik Matahari Akan Picu Badai Api
posted on : 09 February 2010
Direct Link  :  
Sebuah grup titik matahari 1405 memproduksi api matahari kelas rendah atau kelas-M. Semburan api itu berpotensi memicu badai.

“Titik tersebut itu juga dapat melepaskan semburan api besar atau kelas-X, meskipun probabilitasnya rendah,” menurut Pusat Prediksi Cuaca Angkasa Amerika Serikat.

Titik matahari adalah area dengan aktivitas magnet yang intensitasnya tinggi, lebih dingin daripada permukaan matahari di sekelilingnya.

Titik itu beraksi layaknya tutup botol soda dan ketika terguncang dengan tenaga cukup, maka tutup tersebut akan loncat dan radiasi api yang dilepaskan seringkali juga dengan awan yang berisi partikel yang prosesnya disebut dengan pengeluaran massa koronal.

Cuaca luar angkasa semacam itu bisa menabrak medan magnetik Bumi yang terlindungi. Badai kelas-X yang menakutkan bisa membuat satelit lumpuh dan potensial memukul kisi-kisi pelindung bumi.

Masing-masing titik matahari yang baru terbentuk dalam grup tersebut besarnya dua kali diameter Bumi menurut Spaceweather.com.

Astronom yang berpengalaman bisa melihat secara jelas titik matahari tersebut menggunakan teleskop. Meskipun demikian, melihat matahari melalui teleskop tanpa lensa pengaman yang cukup dapat merusak kesehatan mata secara permanen.

Matahari secara relatif telah diam selama dua tahun terakhir. Mereka sedang dalam posisi terendah dari aktivitas siklus 11 tahun terakhir. Puncak berikutnya aktivitas berikutnya akan terjadi pada 2013.

Kemampuan untuk memprediksi seberapa kuat puncak berikutnya atau kapan badai luar angkasa akan menyerang meninggalkan ketidakpastian.

NASA berencana meluncurkan alat Observasi Dinamik Matahari pada pekan ini untuk mempelajari matahari dalam detil yang lebih besar daripada sebelumnya.

Observasi definisi tinggi yang berkelanjutan dari atmosfer koronal matahari akan membantu ilmuwan untuk mengubah pola jejak korona yang bisa mengindikasikan semburan api dalam waktu paling dekat.

Sumber : Inilah.com
Direct Link  :  
Comments :
Notes : Maximum Length 140 Characters
Other Comments :

none

DinoBar ! Festive hat for children
Komik.DinoGroups.com
Bergabunglah di DinoMarket
© 2008-2010 DinoMarket ™ Terms & Conditions | Contact DinoMarket | SiteMap
DINOGROUPS DINOBAR
powered by VEELABS